Udah 2 hari ini cuaca lagi gak bersahabat banget sama pengendara motor macam saya.
Sabtu, 21 Mei 2011
DAERAH TERKUTUK
Udah 2 hari ini cuaca lagi gak bersahabat banget sama pengendara motor macam saya.
Selasa, 23 November 2010
its become so weird
2. Saya suka lagu wonder girls.
3. Saya suka makan pake mayoneise (ini sih gara2 om!)
4. Saya jadi pengen banget bisa main gitar.
5. Saya ingin banget menikah sama orang yang 5-10 lebih tua dari saya.
6. Saya ingin punya suami orang korea-amerika, DJ Linkin park (nyahaha, freak!).
7. Saya ingin memelihara ular.
8. Saya ingin "dicari" bukan "mencari"
9. Saya ingin menjadi teman semua orang
10. Saya ingin berpegian dengan kendaraan umum.
Senin, 06 September 2010
Lets Meet Joe and Chloe
Kedua orang ini sudah menjadi wallpaper smartphone saya selama 2 bulan. Kebetulan mereka berdua tercipta oleh tangan kanan saya yang iseng nyoret-nyoret kertas waktu lagi nunggu murid SMA untuk workshop videografi di UMN.Mungkin banyak yang enggak tahu, dan emang belum pernah saya ceritakan tentang mereka berdua.
Disebelah kiri, seorang pria berkumis dengan rambut gondrong berkalung bernama Joe. Joe adalah seseorang yang liberalis, seorang apatis, dn juga kolektivist yang kebetulan kina masih dalam keadaan atheist. Berbeda dengan chloe seorang perempuan muda yang sedang giat mejadi apa yang dia inginkan, dia adalah seseorang yang visioner, sedikit angkuh tapi sangat populer, tapi hidupnya tak kalah sekuler Joe.
Digambar ini memperlihatkan 2 karakter yang secara kasat mata berbeda, namun sebenarnya ada kebencian dan rasa dengki di hati mereka. Bukan karena mereka tidak cocok. Bukan karena mereka berbeda. Justru sebaliknya. Penyebab perselisihan antara dua karakter ini adalah kemiripan sifat yag amat sangat dalam diri mereka. Mereka berdua sama-sama egois, mereka berdua sama-sama keras kepala, walaupun mereka berdua sama-sama cerdas, tapi justru kemiripan "sama-sama cerdas"nya itulah yang membuat mereka sangat berbeda.
Tapi jauh dilubuk hati paling dalam Joe sangat menyayangi Chloe. Begitupula Chloe yang tidak mungkin lepas dari Joe. Dalam diam mereka saling mengasihi. Dalam sunyi mereka saling mencintai. Dalam tidurnya mereka saling menjaga.Satu sama lain. Bersama. Selamanya. Dalam segala ke-terlalu-an-yang sama.
Love is a choice you make from moment to moment.
- Barbara De Angelis
Rabu, 11 Agustus 2010
Love the way you lie
secara harafiah si gak sama persis dengan analogi diatas. Tapi, lagu Eminem feat. Rihanna, menggambarkan kondisi analogi yang lain, "Kita memiliki remote untuk mengganti channel, tapi acara yang sedang ditonton benar-benar terlalu mengasyikan untuk diganti." Gak peduli itu menyakitkan atau menyenangkan, "because we just love the way you lie"
Seeperti lirik awalnya Rihanna membuka lagu dengan lirik yang sangat mengena:
Just gonna stand there
And watch me burn
But that's alright
Because I like
The way it hurts
Just gonna stand there
And hear me cry
But that's alright
Because I love
The way you lie
I love the way you lie
Lagu ini tentang "abuse in love relation" atu mungkin fenomena sosial yang kita hadapin adalah KDRT.
Bagaimana wanita (karena kebanyakan, mereka lah korbannya) bertahan dalam suatu hubungan yang jelas-jelas menyakiti hati dan juga fisik mereka.
apakah seperti yang Rihanna lantunka, "because i like the way it hurts"?
Mungkin kasus KDRT yang paling teranyar dan terpopuler di negara ini adalah kasusnya Manohara.
Ya walaupun juga dibumbui dengan sedikit "konflik kepentingan" yang menurut saya gak penting. Tapi secara fisik (hasil visum juga membuktikan) kalau Manohara mendapatkan perlakuan kasar dari sang suami.
Setelah 1 tahun penuh menjadi istri dan selama 6 bulan menjadi pelampiasan kekerasan suami, sebenarnya apa yang menyebabkan waktu itu berlangsung lama? apakah kekerasan dalam hubungan rumah tangga sudah dianggap lumrah? mungkinkah wanita masih dipandang tak sejajar dan pantas menerima perlakukan kasar semacam itu?
Karena dari berbagai kasus KDRT dan kekerasan lainnya, wanitalah yang menjadi korban (walaupun sebelum pemukulan pasti ada masalah pelik yang dihadapi, tapi itu bukan pembenaran untuk menggunakan kekerasan terhadap wanita)
-------------------------------------------------------------------------------------------------
well, sebenarnya masih banyak hal yang mau saya tulis.
Tapi entah kenapa blog ini bukan wadahnya untuk saya menulis hal-hal semacam ini.
Sebenarnya ini karena mood. Tiba-tiba mood saya turun drastis, kepala pusing, dan pengen tidur.
Jadi mungkin demikian dulu tulisan dari saya, semoga bisa memancing rasa kritis dari pembaca.
Jadi saya semangat lagi ngelanjutinnya.
hahaha
selamat malam.
selamat menikmati makan sahurnya bagi teman-teman muslim yang menjalankan ibadah puasa (*lirik jam. ohh masih 3 jam lagi deng sahurnya! haahah)
Selasa, 10 Agustus 2010
i'm so dying to have you!
Polaroid Mothers Care
(Adjivira must be dying to have one too ;p)
Polaroid Coolcam Neon
Polaroid Sun 660 Gold

Polaroid Spirit 600 Rainbow

Polaroid Cool Cam Red (Jpn Version)
(i'm death!)

Polaroid Impulse AF Green (Rare)
huhu, sangat ingin. kalo ada yang nyasar ke blog ini dan tahu siapa yang jual film polaroid yang murah, kabarin saya segera ya! sangat butuh (max. budget 200.000)
Kamis, 01 Juli 2010
first expansion,first experience
1. Saya dan Pemenang
Pagi itu saya sudah distasiun kereta api pukul 7.10, kereta datang pukul 7.26 dan sampai di palmerah pukul 8.00. Tidak ada yang saya rasakan kecuali buncahan dan guncangan perasaan yang hebat tentang pengalaman pertama magang dan jadi reporter pula. Repoter beneran! bukan repoter tugas kuliah! senangnyooo! Tidak mau berbasa-basi di blog saya yang kacrut ini, intinya 7 anak magang yang menjadi reporter dipisah-pisah tugas liputannya untuk ditandemkan dengan wartawan kompas dot com beneran. saya kedapatan nama mas Hindra yang pukul 13.00 meliput ke PBNU. Harga mati buat saya untuk ke PBNU, apapun caranya, bagaimana keadaannya (canggih lo mas). Ya, bagi kalian yang lagi-lagi mengenal saya, harus benar-benar joget sangking kagetnya, karena saya diutuskan ke PBNU yang letaknya di kramat raya SENDIRIAN. barulah disana saya dipertemukan dengan rekan tandeman saya, Hidra.
Maka jalanlah saya dengan berbekal pengetahuan, "kamu ke slipi, naik bus 213 turun di rscm naik angkot m05 turun di pbnu", dari mas mbong yang tidak sombong. Maka, berangkat lah saya, yang dengan sangat magicnya, saya tahu harus aik apa ke slipinya dan sampai dengan selamat sampai di bus yang bukan 213 tapi menuju RSCM (hehehe, lebih mahal sih, tapi lebih aman, nyaman, damai, sentosa). Nah disinilah ke randoman pertama terjadi. *jeng jeng*
Saya memilih duduk dibangku paling depan, dengan melafalkan dzikir di hati (karena jujur saya takut banget, berdasarkan pengetahuan yang saya dapatkan dari televisi dan ibunda yang parnoan, perjalanan sendirian saya kali itu memiliki presentasi kepastian keselamatan tidak sampai 50%), tiba-tiba duduklah seorang pria dibangku sebelah saya. Tidak banyak yang terjadi saat itu, kecuali tiba-tiba dia bertanya, "duhh, tadi kenapa tuh mobil". saya yang lagi sibuk dengan dzikir saya untuk menenangkan perasaan parno saya, cuman bisa bengong. Karena sebenarnya bus yang saya tumpangi tadi memang hampir menabrak mobil INNOVA (mindy pasti sebel ama mobil ini, haaha) HITAM didaerah sudirman, depan apartemen masa depan gw, april , dan mindy, Da Vinci. Setelah tu cowo bertanya dan hanya saya respon dengan bengong doank, akhirnya dia mengalihkan pembicaraan,
"mau kemana mba?pulang kerja apa mau kerja".
Oh my God, dia tahu dari mana kalo gw kerja, apakah gw segitu formalnya dalam berpakaian, kayaknya biasa aja deh! ujar gw dalam hati
"ehmmm, sebenarnya sekarang saya lagi kerja nih mas" jawab saya
"ohh, kerja dimana?"
"di kompas, kalo mas?" karena saya gak mau terkesan diinterogasi maka saya tanya balik doski.
"ohh, saya abis interview pekerjaan di (suatu tempat yang sulit saya ingat namanya)"
"ohh" padahal dalem hati gak ohh banget gw! orang gak tau itu tempat dimana
"mau kemana?" ujar tuh orang lagi"
"mau ke rscm"
"ohh, kenapa? ada yang sakit?"
"ahh, enggak, saya mau ngelanjut ke pbnu"
"ohh" tiba-tiba raut muka si orang ini jadi berubah "lo orang nu?"
"hah? bukaann, saya mau ngeliput kesana?"
"ohh, lo wartawan?"
"iyaa,, ehh enggak sih, belum masih magang, ini juga mau nyamperin wartawan kompas dot com doank kok"
lalu, saya dan si cowok yang mukanya rada china tapi gak kayak china ini pun berlanjut dengan agak seru, kita pun berkenalan. Dia orang batak, nama dia Winner (ya winner!) dan kita..ehmmm, bertukaran no handphone (ya saya bodoh, saya idiot, saya tahu itu!).
MEEEENNNN, dari 7 juta penduduk jakarta yang mungkin lebih dari 80% pengguna bis kota, berapa banyak dari mereka yang bertukaran nomor handphone dengan orang yang baru kenal pertama kali di bus? hah? berapa presentasi nya? dan mengapa dari kemungkinan yang teramat sangat kecil seperti itu, kenapa saya bisa dengan sangat idiotnya memberikan nomor handphne saya ke dia? kenapa coba sodara2? huh.
1) mungkin karena memang saya adalah orang bodoh
2)mungkin memang itulah yang sudah tertakdir diatas sana, saya harus memiliki seorang teman yang kenal dari bus.
2.Saya dan Politik berkedok Agama
Dari perjalanan panjang saya yang super taught dan super idiot, akhirnya saya sampai juga di kamtor PBNU daerah kramat raya (what the hell, bukan daerah saya banget deh ini!). waktu menunjukkan pukul 12.30. saya sms mas Hidra untuk mengabarkan kalo saya sudah sampai di tkp (alah bahasa gw), dan balasannya mas Hidra cuman "okay, see you there", yaaa, karena saya ngerasanya saya harus nungguin mas Hindra, jadi yaa saya kongkow kongkow dulu di PBNU (what? *ngek ngok banget). saya memutuskan makan dulu, shalat dulu, nge charge hape dulu, sampe pukul 13.06 mas Hidra tak kunjung datang. Lalu tiba-tiba hape saya bergetar, ada telfon masuk dan nama yang tertera dilayar adalah kontaknya mas Hindra, saya angkat donks
"halo gita?"
"iya mas"
"git, gak jadi ke PBNU, saya disuruh mas mbong untuk ke TEMPO"
*jeng jeng shot banget deh gw*
"Lah, terus saya gimana?" stay cool padahal panik
"nahh, itu yang saya gak tahu, coba kamu tanyain nasib kamu ke mas mbong deh!"
"okay"
dengan santai dan gemulai saya gak nelfon mas mbong, tapi malah sms (heeehh, dasar wartawan kere pulsa).
mas saya gita, saya dapet kabar dari mas hindra, terus nasib saya gimana donk ini? saya sudah di pbnu?
sms saya dibalas (bukan air tuba....*jayus tingkat tinggi) dengan sebuah panggilan telfon, dari mas yang tidak sombong, mas mbong.
"git kamu sudah di pbnu?"
"sudah mas?"
"yasudah, kamu sekarang kesana, cari tempat perbicaraan dari NU terus kamu tulis laporannya yang lengkap, nama, jabatan, semuanya lengkap. kalo sudah selesai langsung kamu janjian sama Hindra, kamu kasih laporan kamu ke dia biar dia yang nulis beritanya"
*gw magap magap doank*
maka dengan sangat terpakasa gw balas perintah mas mbong dengan 1 kalimat sakti mandraguna "oke"
gw pun dengan sok stay cool padahal ketar ketir, langsung mulai bergerak, cabut chargeran bb, dan mulai move out dari musholla damai dan tentram ini. Di pintu depan seorang ibu dengan rabut putih tapi disasak bagus sekali (yaaa, gak srtinggi sasakannya istrinya ram punjabi atau istrinya hary tanoesoedibyo). dia juga kayaknya mau menghadiri perbincangan yang disebut-sebutkan mas Hindra dan mas mbong. Karena sebagai sesama innocent, jadi ya saya ikutin aja kemana pu beliau pergi.
Detik berganti menit menit bergantii jam, 1 jam 30 menit perbincangan terbuka untuk pers ini selesai. dengan perasaan masih sangat random saya pun move out dari pbnu guna menyusul mas hindra di TEMPO.
Disini saya mengambil beberapa moral value, yaituu.. entahlah saya juga bingung! hanya ada pengalaman dan pengayaan diri bagi saya.
Seselesainya nyamperin mas Hindra ke TEMPO saya naik bus ke slipi again, untuk brifing sebelum pulang sama mas mbong. Brifing selesai pukul 6 dan saya pun pulang, dengan badan pegel dan ngantuk luar biasa. (ngatuk tapi masih bisa nulis blog, dasar goblok!)
Hal yang saya pelajari dari hari ini adalah tentang KETAKUTAN, sebenarnya ketakutan itu hanyalah terjadi dalam bayangan kita, yang dihasilkan dari pencitraan dari orang-orang yang menurut kita significant others sehingga kita mempercayai dan meyakini ketakutan tersebut sebagai suatu kenyataan. Padahal sebenarnya KENYATAAN tidaklah pernah memperlihatkan KETAKUTAN yang pernah tercitra dibenak dan pikiran saya!
Minggu, 27 Juni 2010
What a Day!

Yeahh, post kali ini saya ingin menceritakan hari saya yang lumayan brutally cool, dengan Aprilpril (aprilhermawan.blogspot.com) dan GFJA gank!
haha, sebenarnya biasa aja sih.
Seperti biasa hari minggu pukul 1 siang menuju GFJA (Galeri Foto Jurnalistik Antara) yang letaknya di Pasar Baru. Dari mulai berangkat aja udah mulai ngaco banget hidup kita.
1) The Strange Moment of Departure
Bis shuttle transBSD kebanggaan gak nongol-nongol padahal jam udah menunjukkan pukul 12 lewat. padahal gw dan april sudah sangat mengenal bus ini memiliki predikat yang amat baik dalam keberangkatan (pernah ditiggal sama transBSD soalnya, padahal telatnya cuman 5 menit doank, fekyu).
Nah, hari ini bis asoy marhoyhoy ini gak nongol-nongol, gw dan April pun menunggu di Halte transBSD "yangsuperPEWE" itu. Didepan gw dan April, duduklah seorang pria china (sory no offense) lagi membaca buku yang entah apa jdulunya tapi membuat tu orang terpingkal-pingkal sendiri. Sambil menghisap rokoknya tuh cowok terlihat serius membaca lalu terlalu tertawa dengan bukunya tersebut.
Setengah jam berlalu, bus transBSD menuju Pasar Baru tak kunjung datang, saya dan april sempat berpikir untuk menukarkan tiket kami menuju Ratu Palza. Tapi waktu mau kami tukarkan, si bus nya udah keburu jalan, yaudah deh kita duduk lagi. Didepan Pria china tadi lagi.
beberapa menit berlalu, pria china itu seperti terkejut waktu pandangannya dia lepaskan kearah bus. Dia tiba-tiba berlari. Freak sekali. Lalu nanya kesana-kemari kemana perginya si bus menuju ratu plaza tadi. ternyata eh ternyata s pria china freak itu ditinggal bus sodara-sodara. Saya, april dan beberapa calon penumpang yang ada disitu dipaksa melihat pemandangan kekalutan si china itu. seneng juga sih, sambil bete nunggu ada hiburan! Hiburan ngeliatin orang ketinggalan bus gara-gara keasikan sendiri.
#pesan moral: Jangan ngerokok sambil baca buku, jangan baca buku sambil merokok disaat nunggu bus. Kalo pun harus baca buku, pastikan buku yang Anda baca tidak mengalihkan perhatian Anda, pilihlah buku-buku yang memaksa Anda untuk tetap berfokus, menunggu bus. Contoh buku yang saya rekomendasikan: Komunikasi Antar Pribadi, Joseph DeVito. Karena dengan membaca buku semacam ini, Anda akan merasa bosan, sehingga memilih serius menanti bus yang akan datang ketimbang membaca buku sialan yang Anda bawa. (Sumpah ini pesan moral yang paling aneh!)
2.The Bimbangness and the colour of day
Yap! sesampainya saya di GFJA, so pasti saya telatlah, jam 2 baru nyampe. Bang Moses udah ngasih materi dari setengah jam yang lalu (tuhkan bener dugaan gw kalo kelas minggu mulainya jam setengah 2). Tapi untung pengajar saya yang mirip aktor India ini, baik hati, tidak sombong, belum tentu rajin menabung (yah! mana saya tahu beliau rajin menabung atau tidak!). Untung materi yang dikasih juga, (dengan tidak bermaksud menyombongkan diri) udah khatam dicekokin waktu jamannya semester 2. Masalah EDFAT dan pendekatan objek fotografi. yaa, begitulah! Materi berjalan 1 jam, tiba-tiba mas Dhani nongol buat ngasih tau kalo ada event keren dari Balai Kota sampai HI, apakah itu?
*jeng jeng*
JAKARNAVAL namanya, yasudah, dengan kebiasaan manusia Indonesia kebanyakan, setiap belang "yaudah yuk berangkat" selalu reaksinya selalu terlambat 30 menit atau lebih dari yang di instruksikan. Saya sempat bimbang, gundah gulana macam bianglala (apasih). Soalnya saya kan lagi puasa, jadi takut telat buka puasanya. Apalagi seperti yang diri saya kenal, tempat ibadah shalat menjadi pertimbangan yang sangat kuat bagi saya. Makanya saya sempat berpikir "yaudahlah boo, eike pulang ajee mau shalat dimaneee!". Tapi, saya ingat waktu di mobil transBSD tadi. Sebuah stasiun tv menyiarkan "Jakarnaval hanya diselenggarakan 1 tahun sekali, para wisatawan asing saja sudah bersiap untuk menyaksikan karnaval ini. Maka, mengapa Anda tida menyisakan waktu untuk melihat karnaval yang diselenggarakan untuk memeriahkan ulang tahun Jakarta ini?" (kira-kira begitulah pesannya)
Maka, jadilah saya bimbang! Saya pun dengan keputusan agak sedikit berat (setelah shalat ashar dulu sebelumnya di galeri *CAELAH GW!) saya memutuskan untuk ikut anak-anak GFJA hunting foto di daerah HI. ternyata menyenangkan juga. berikut, hasil shoot saya dengan camera bb gemini (soalnya gak bawa digital, bawanya analog, langsung 2 roll abis! ckckck, kata Denus, gw masih belum kebiasa make analog, makenya masih berasa digital! yaiyalah. lo pikirrrr)




Acaranya meriah banget padahal hari masih jam 5 sore. Dari informasi yang saya dapatkan boleh dari curi-curi dengar katanya acaranya bakalan ampe jam 10 malem yang dimana ditutup dengan kembang api. (oh my god! fireworks, i'm in love with fireworks). Nah, seperti yang udah gw mention sebelumnya, JAKARNAVAL ini dimulai dari balaikota ampe HI (kenyataannya gak nyampe HI peserta karnaval udah muter balik, cuman ampe depan Sarinah) terus lurus terus ampe Monumen Nasional atau Monas. Nah, untuk mempersiapkan acara segambreng diatas ditengah jalan jakarta pusat beberapa jalan ditutup. Kayak gambar dibawah, jalan ini di sebrang kantor Mandiri, sepi abis. Jalan-jalan yang menuju route karnaval pada ditutup untuk umum soalnya. Bus aja gak boleh masuk. Transjakarta doank yang boleh lewat (kelewatan amat ya!)

me with N65-nya sekar (amaliasekarjati.wordpress.com)3) There is a (hundred) Way to Go Home
yap! setelah hunting senang-senang di jalanan kota yang lowong dengan beberapa atraksi kreatif dari masyarakat jakarta. Kini masalah barupun melanda *backsound horror*
BAGAIMANA CARANYA KITA PULANG????
karena selama ini saya cuman kenal transBSD sebagai harga mati saya main ke pasar baru. Ternyata eh ternyata, kemepetan waktu untuk berbuka, keterpaksaan keadaan yang tidak memungkinkan untuk berpikir jernih karena sedang puasa, dan kehebatan kecerdasaan seorang partner membuahkan suatu keputusan mutlak KITA PULANG NAIK KERETA.
Bagi kalian yang cukup kenal baik dengan saya, boleh dansa yo dansa mendengar saya bakalan pulang dengan kereta (karena sangking gak pernahnya saya berkendaraan umum banget sangat). yap! kereta api beneran (mungkin untuk sebagian bersar penduduk jakarta dan sekitarnya kereta api adalah kendaraan trendi kemanapun akan pergi. Tapi bagi saya yang tidak pernah naik kendaraan umum selalin transBSD, keptusan saya naik kereta termasuk keputusan yang mutakhir, canggih, dan kalo dipikir-pikir mustahil saya lakukan sendiri. itu mengapa saya berani melakukannya karena ada Aprilpril centiwltiwl).
saya dan april ke stasiun kereta api yang letaknya di tanah abang. Tanpa tahu menahu soal jadwal keberangkatan. Saya (lagi-lagi) mengikuti mainstrean yang ada (fuck!) saat saya melihat rombongan orang membeli karcis tiket kearah serpong, saya juga sok-sok ikutan beli. 3000 rupiah saya keluarkan untuk tiket tersebut. Pas saya dan april kejar, kereta tersebut udh kabur. Saya bete! jangan tanya keadaan fisik saya yang belum makan sedari sahur pukul 3 pagi tadi, udah mau ambruk. Kaki dikepala-kepala dikaki, kalo kata Ariel (jiaaahhh, jadi ke Ariel). April sempet nasehatin saya (dan ini adalh pesan moral dari cerita ini) "makanya jangan buru-buru" benar sekali jangan pernah mencoba terburu-buru. gak ada bagusnya terburu-buru, 3000 saya yang udah tinggal segitu-gitunya didompet pun ludes sia-sia. April pun dengan santai menuju loket lagi, kereta yang kita maksud masih pukul 7:10, saat itu pukul 6:30. Yaudah dibelilah!


dan sejujurnya banyak hal yang baru pertama kali saya lakukan hari ini:
- naik kereta malem-malem
- naik kopaja malem-malem, disini ada tukang minta-minta yang maksa banget. Doi gak ngamen, gak pula cacat, masih muda, segar, bugar, minta-minta di bus dengan cara gak ngenakin banget. "Ya bagi bapak-bapak ibu-ibu yang memiliki uang seribu atau lima ratus, boleh dibagikan kepada saya yang anak jalanan ya ibu ya dari pada saya gelap mata Naudzubilanh minzalik ya ibu ya, mendingan ibu dan bapak bagi saja uang seribu atau lima ratusnya kepada saya. Mungkin bagi ibu dan bapak ya, uang segitu tidak ada gunanya ya namun bagi saya uang segitu sangat susah dicarinya. Jadi tolonglah bapak dan ibu ya, berikan sedikit uangnya kepada saya ya, dari pada saya gelap mata naudzubilah minzalik ya bapak ya ibu yaaa", tae banget kan. dia gak ngamen, gak tua, gak cacat, dia cuman mau kita ngasih duitnya karena dia ANAK JALANAN! helooowwwww, gak ada satupun orang yang nyuruh lo jadi anak jalanan yaaa! lagipula ada Pasal 34 dari UUD 1945 yang berbunyi
"Fakir miskin dan anak-anakyang terlantar dipelihara oleh negara". Bukan ama bapak-bapak ibu-ibu yang ada di Kopaja. Kalo lo mau gelap gihh sonoh, ujung2nya jadi buronan polisi lo! sumpah, momen ini emang paling tai banget. Soalnya waktu dia nyampe ke depan gw, gw dengan santai gak dengerin dia. dia malah bilang "kalo gak mau ngasih bilang enggak, jangan didiemin gitu, emang gak capek apa ngomong terus, saya bukannya patung yang ngomong doank". wth! pertama lo emang bukan patung, karena kalo lo patung lo gak bisa ngomong yang kedua, sejak kapan gw jadi harus ngeladenin semua orang yang mintain duit ke gw! cuman kernet kopaja yang bisa yee! - berada didalam kopaja malem-malem
- ngerasain gak makan dari sahur ampe mau isya
mantaplah malam itu. Benar-benar petualangan bagi saya yang paling miskin pengalaman dalam hidupnya. hahaha, asik juga bermain diluar confort zone yang ada. Sumpah, kalo saya masih berlindung di balik ketiak confort zone saya, mungkin saya gak akan pernah nulis sepanjang ini seumur hidup dalam sepanjang sejarah hidup saya. Pesan moral untuk diri saya sendiri, beranikan diri melangkah keluar dari lingkaran kenyamanan yang bersifat ilusional, dunia ini terlalu menyenangkan untuk dikotak-kotakan kedalam sebuah aturan main sendiri. Go gitsy, you can move on! Gita, lo pasti bisa menemukan cara yang nyaman untuk bebas berada diluar segala hal yang lo anggap nyaman dengan minciptakan kenyamanan yang baru buat lo sendiri. i love myself today! hahahahah *noraks!
Minggu, 20 Juni 2010
Tentang Ayah
Mengharukan, menyentuh, dan membingungkan (khusus buat saya). Karena, saya mencoba ikut menuliskan hal-hal yang berkaitan tentang ayah saya. Dan, WOW saya tidak pernah tahu kalau saya sangat begitu tahu ayah saya.
Walaupun tidak semuanya masuk ke twitter kira-kira begini yang saya tuliskan:
1. #tentangayah kita tidak pernah akur! entah karena kita terlalu BEDA atau kita yang terlalu SAMA!
2.#tentangayah you never allow me to know you more than you know me.
3.#tentangayah sayakah yang tidak mengenal Anda? Atau Anda kah yang terlalu mengenal saya? Selalu sulit untuk berkomunikasi dengan Anda.
4.#tentangayah orang yang membuat saya belajar untuk tidak tergantung dengan orang lain, seperti saya yang tidak pernah bisa tergantung dengan Anda. Jangan tersinggung, karena saya rasa itu bagus untuk kemandirian saya! Terimakasih.
5.#tentangayah saya tidak membenci Anda, tidak pula mencintai Anda. Saya menghormati dan menghargai Anda, karena Anda mengajarkan saya untuk itu.
6.#tentangayah mungkin saya terkadang membenci, bukan karena sifat atau sikap Anda terhadap saya! Tapi semua hal yang menyebalkan dari Anda mengingatkan saya pada diri saya sendiri. Anda adalah "wake up call" untuk saya.
7.#tentangayah saya mencintai Anda, sugguh!
yahh, begitulah Anda dimata saya Ayah! Hubungan yang rumit dan agak sulit. Tapi tidak pernah bisa menghalangi rasa sayang saya kepada Anda. Mungkin tidak terujar dengan wajar, tetutur dengan jujur, kau adalah bagian dari diri saya (baik secara biologis dan psikologis) dan saya sangat mencintai Anda. Anda mengajarkan saya untuk mencintai dengan cara yang berbeda.
Terimakasih Ayah!
Jumat, 18 Juni 2010
From Spaghetti to Indomie
Akhir-akhir ini saya lagi males banget makan deh! Makan nasi maksudnya. alhasil saya setiap hari makan Spaghetti atau enggak indomie. mending kalo begini bisa bikin kurus, bikin kena tifus iya!
--------------------------------------------------------------------------------
UAS Kelar! semester 4 selesai! gak nyangka saya benar-benar bisa melalui neraka ujian yang benar-benar membara. 5 Take Home Test. 4 Ujian tertulis. 2 dari 5 take home test adalah berbentuk video, 1 radio, 2 Paper belasan halaman. Dan hari ini "i'm officialy free!" here i am world! haahahha, tapi malah bikin banyak rencana untuk liburan. dengan rencana magang dan ikut kelas ANTARA di Sabtu Minggu. SEMANGAT GITSY!!!!
--------------------------------------------------------------------------------
habis nonton TOYS STORY 3. shitto, it was the best cartoon movie that i ever seen this year! good job PIXAR, you make me cry! huhuhu
sangat highly reccomend buat kalian yang lagi bingung nonton apa!
--------------------------------------------------------------------------------
Kalo gak karena UAS, gw mungkin gak akan pernah tau betapa
1)sulitnya ngedit video, dubbing, rendering, dan segalanya.
2)seberapa besarnya arti "pertemanan" itu.
3)kata-kata gw untuk sekar yang berbunyi : "kalo lo gak bisa ngandelin Tuhan, ya Andelin lah diri lo sendiri, bukan orang lain!" benar-benar ngegampar gw! gak seharusnya gw punya pemikiran kayak gitu, terkadang kita harus mengandalkan orang lain dan berhenti untuk melakukan segalanya sendiri, karena merasa bisa diandalkan adalah perasaan yang paling HEBAT sedunia, dan semua orang berhak untuk merasakannya!
4)gw gak akan pernah tau kalo buku-buku yang di tulis De Vito, Samovar, cukup menarik. bakalan gw pake sebagai bahan referensi gw skripsi. hehehe
5)Lips service, mungkin hal yang remeh tapi itu lah yang menjaga semua hubungan! Tingkatkan koneksi, you can't life without it!
6)betapa menantangnya pekerjaan gw nanti. I should married before 24 of course! sebelum pekerjaan gw mengisolasi gw dari percintaan. hahaha
7)how i love my parents sooo bad! seberapa banyak si orang tua yang mau bangun jam 2 malem buat bukain pintu untuk anak perempuannya yang baru pulang ngerjain tugas kuliah?
8)Allah sangat dekat sama gw! thx for every pain and every laugh you give. I adore you Almighty.
9)Betapa gw butuh lebih dari 24 jam sehari, 7 hari seminggu, dalam hidup gw (lebay)
--------------------------------------------------------------------------------
Rabu, 19 Mei 2010
weird fact about me
- Saya suka membersihkan kuku dalam saya hingga bersih .
- Saya suka berlama-lama menggosok gigi.
- Saya (dulu) suka mencium keringat ayah saya.
- Saya suka bau alcohol.
- Saya benci bau jeruk.
- Saya tidak punya tipe dalam menyukai pria, tapi anehnya saya memiliki kecenderungan menyukai pria berkacamata.
- Saya memiliki alergi pada cuaca pancaroba, (peralihan dari cuaca dingin ke panas atau sebaliknya)
- saya menyimpan semua barang yang berkenaan dengan masa lalu saya (kalian boleh jijik mendengarnya, tapi saya menyimpan ke-2gigi seri saya yang dicopot sebelum pasang behel!)
- saya mendengarkan lagu Justin Bieber (dikamar saya yang dipenuhi poster MCR, RHCP) sambil mengenakan kaos Rolling Stone.
- Saya benci orang-orang egois, self center, superior, individualist, fundamentalis, sok idealist dsb. Karena, orang-orang seperti mengingatkan saya kepada diri saya sendiri.
- Saya mempunyai kecenderungan Allodoxaphobia (kalo gak tau di google aja)
- Saya benci diperintah! Saya memeiliki kecenderungan tidak akan melakukan apa yang diperintahkan, tapi akan melakukan hal yang tidak diperintahkan.
- Saya tergila-gila dengan angka 48kg pada timbangan saya (dan itu sudah lama sekali, sekarang saya sedang tergila-gila menurunkannya)
- Saya benci jika dihiraukan tapi lebih benci lagi menjadi spotlight!
- saya bosan makan nasi (ini bukan bermaksud sombong, tapi memang itulah kenyataan)
- saya mencampurkan nasi saya ke Soup atau Soto saya.
- Saya akan mual jika berpergian tidak berada di posisi belakang supir atau disebelah supir.
- Memikirkan melahirkan dan merawat bayi adalah salah satu hal yang bisa membuat perasaan saya senang dan merubah mood.
- Saya bosan membicaran diri saya.
- Kini saatnya "Anda" masuk kedalam hidup saya dan mengacaukan kesemua list saya yang telah saya tulis diatas.
- I'm welcoming you, Future!
Senin, 10 Mei 2010
the sweetest distraction to kill my loneliness
Apakabar?
Datang melalui cerobong waktu yang panjang, Anda lagi-lagi datang,
Setelah terakhir kali Anda menghilang,
Saya menemukan perasaan saya yang ternyata sangat sayang,
kepada siapa? jelas kepada Anda wahai tuan Genius.
Yang datang dan perginya hanya Anda dan Tuhan yang tahu (bahkan saya sedikit yakin, Tuhan kadang pun tak Anda beritahu, ckck)
Saya tahu, Anda tahu, kita berdua samasama tahu kita sudah saling membunuh kemungkinan rasa itu,
Kegoisan Anda kah? kemunafikanku kah? yang pasti kita telah sama-sama mati karena sakit hati (hahaha kayak lagunya radja! nguk!)
yang pasti saya tahu Anda tahu kalau saya masih hidup untuk Anda
setidaknya untuk saling mengacaukan hari satu sama lain
Rasa marah dan kecewa saya sudah lama mati (itu artinya tidak akan pernah hidup lagi)
Yang tersisa hanya rasa sayang mengapa semuanya menjadi begini (ya saya tahu salah saya! Mindy berkali-kali bilang begitu)
Saya juga heran dari sekian banyak perasaan yang tersisa mengapa hanya rasa sayng saya yang tidak menguap! (Nistanya)
Genius,
Anda mungkin tidak tahu atau mungkin memilih tidak mau tahu (itu sih yang paling mungkin!) kalau saya tidak pernah bisa membenci Anda lebih dari ini,
dan tidak pernah bisa mencintai atau menyayangi Anda lebih dari ini,
hanya sekedar ini,
Sebagai intermezzo yang datang lalu pergi,
Perasaan untuk Anda kini hanya untuk sesuatu yang saya tidak tahu kapan akan datang, tapi saya tahu saat Anda datang kapan Anda pergi,
Karena sebegitu "dahsyatnya" masa lalu itu merusak kita bukan,
dan ujung-ujungnya memang harus saya yang menikmati hukuman dari dosa itu,
walaupun saya tidak tahu persis dosa apa yang saya lakukan dahulu,
pas dibagian kita bertengkar masalah pasangan hidupkah?
atau saat saya sangat cemburu dengan Anda yang secara hebatnya mendeklarasikan kalau Anda menyukai teman saya kah?
Tapi rasanya yang paling mungkin saat kita berdiskusi soal kurt cobain dan semua musisi yang tidak jelas kehidupannya!
Tidak jelas dan sangat kabur bagi saya mengapa kita tidak seperti dulu lagi
Tapi itukan dulu,
disaat saya yang dengan sok kuatnya menghapus nomor handphone Anda dari kontak saya
Dan tidak membalas semua sms, chat, dsb yang Anda kirimkan
saya Idiot dan saya tahu itu!
Tapi yasudahlah itu kan masa lalu,
masalah itu sudah tidak terlalu mengganggu saya
kini saya mengagumi Anda sebagai intermezzo yang menyenangkan
Anda menarik keluar pikiran saya dari rutinitas yang melelahkan,
dan anehnya hanya Anda yang sanggup melakukannya,
hahahaha
lihat saja saya sampai bisa menulis sebegini panjangnya hanya karena Anda
Genius,
Hari semakin larut,
dalam waktu beberapa jam lagi hari akan berganti,
saya harus menyiapkan diri untuk tidak memikirkan Anda lagi,
karena begitulah kodrat Anda dihidup saya,
selingan yang hanya untuk disyukuri dalam sehari,
dan saya rasa itulah yang membuat Anda selalu berharga dimata saya (sebrengsek apapun seorang Anda),
Selamat tinggal Genius,
Semoga Anda sudah merencanakan kejutan intermezzo lainnya untuk saya, dan pastikan kali ini Tuhan sepat Anda beritahu,
terimakasih!
Senin, 03 Mei 2010
my random life #4
Dan, jika saat ada suatu pertanda kita harus mengakhiri (walaupun itubukan akhir), kita berubah menjadi manusia pemikir yang melakukan banyak penelitian dan dugaan untuk melangkah kearah "usai" (tidak sesembrono dulu, saat kita sedang jatuh cinta)
dan menurut saya, itu semua wajar.
karena kita manusia.
Manusia mana sih yang mau hidup sendiri?
sebisa mungkin kita mempertahankan apa yang kita miliki.
sebrengsek apapun teman, sahabat, pacar kita, pasti kita akan berusaha mempertahankannya walaupun kita tahu dan kita menyaksikannya sendiri kalo diluar lingkungan kita banyak orang yang lebih baik dari teman kita, ada pria yang lebih tampan dan lebih pengertian daripada pacar kita.
Kenapa coba begitu?
karena kita manusia.
kita punya perasaan untuk merasakan hal yang tidak dapat dijelaskan oleh logika.
Karena kita manusia.
punya hati untuk mencintai.
Banyak yangbilang cinta itu tak ada logika,
dan menurut saya itulah keiindahan cinta, karena kita tidak perlu menguraikan, mengafirmasikan, memaparkan fakta-fakta logis untuk mencintai seseorang.
Karena cinta itu untuk dirasakan, bukan untuk dilogikakan.
Tapi, haruslah rasa bahagia dan saling menyayangi yang kita rasakan saat kita sedang mencita.
Bukan perasaan sakit hati dan perendahan harga diri yang kita terima saaat kita sedang mencinta.
Saaat cinta itu tidak lagi mengindahkan hari lo.
Disaat cinta yang lo miliki hanyalah sebuah kenangan lama yang kosong.
Saya rasa itulah saatnya cinta (sepasang kekasih) untuk diakhiri.
Saya tidak bermaksud menggurui, apalagi menghakimi.
Tapi inilah sebuah opini mengenai cinta kasih yang ada dalam hati.
Mungkin hal ini bisa dimohonkan untuk dimengerti untuk pihak-pihak yang sedang tersakiti.
Cuman satu hal yang ingin sampaikan sebelum saya menyelesaikan tulisan ini
"Cinta itu terkadang tidak ada logika, dan disitulah keindahannya"
teruntuk teman yang sedang gundah gulana karenanya (merujuk pada cinta).
Jumat, 30 April 2010
wasting my timeeee
nahh yang ini. hasil autis saya, setelah bertahun2 lamanya saya gak mainan adobe photoshop dan bermain 450D kesayangan saya. inilah montase bikinan saya. wooohoooooo
Jumat, 23 April 2010
Something you should know about me Peps!
- BM, Banyak Maunya (hal yang esensial banget ni)
- Pelupa (kronis, parah!)
- As a Cancer girl, i'm in love with my home, my family (sebisa mungkin saya mencoba untuk membuktikan kalau fakta ini hanyalah sebuah hasil dari praduga, tapi saya memang gak bisa mengelaknya, saya anak rumahan!).
- orang bilang saya cuek? justru saya orang yang peduli banget.
- Sangat menggunakan komunikasi non verbal, percaya deh! semua yang saya lakukan dalam percakapan sehari-hari gerak-gerik non verbal saya adalah hal yang paling tulus dari hati saya. ahahhahaha
- Jujur, saya orangnya paling gak bisa bohong, mengarang cerita ini (kecuali kalo emang saya salah tangkap persis certianya kayak apa, hahahaah).
- Dan saya juga paling gak bisa menerima kebohongan. Saya lebih bisa menerima cercaan kasar, luka fisik, ketimbang dibohongi!
- Gampang trauma! waaahh, ini sih udah akut kelasnya.
- a dreamer, a follower, a stranger! hahahaha, kalo lagi GB, saya suka "aneh" sama diri saya sendiri. anehnya adalah antara takjub sama berpikir, anjos freak amat gw! . Dari menjadi desainer, PemRed Majalah fashion, fashion editor, produser, fotografer, gak pernah statis dengan satu cita-cita. Sekarang malah lagi pengen jadi AE gara-gara ketemu pak Bimo Setyawan, salah satu direktur Kompas Gramed. Tapi untungnya cita-cita saya masih satu ranah, coba kalo sekarang tiba-tiba kepengen jadi Sarjana pertanian, beuhhh repot amat! hahaha
- Sangat ingin sekali banget bisa main GITAR! Ayolah para dewa-dewa gitar turunkan skill mu kepada wanita yang terakhir kali memainkan alat musik ,bernama pianika itupun pada kelas 4 SD.
- Sangat suka wafer superman (sehari bisa 3-4 bungkus!)
- Sangat senang menghabiskan malam di TJ. Ya Allah, saya sih benar-benar persetan banget sama restoran baru yang menjamur diseluruh muka BSD ini. Makanan favorite saya ada di TJ semua, mulai dari baksonya, martabak keju bangka, sate padang dengan kerupuk kulit, soto betawi yang 7000 tanpa nasi, bubur ayam raos, mie ayamnya, warung makan bareh solok, semuanya oke banget buat saya!
- Egois. saya gak bisa mengacuhkan sisi negatif saya yang sangat saya rasakan ini. dan dengan merasakan keegoisan saya, saya merasakan menjadi manusia seutuhnya :)
- Berisik. Ya, saya memang berisik, gak dikelas, gak dimana pun. Demi apapun yang menciptakan bumi, i'm not doing that on purpose, jadi saya berisik karena caper gitu, gak lah! itu karena saya terbiasa bicara keras. nyeheheheh
- Ribet. Ya saya ribet. terutama dalam pengambilan keputusan, karena saya gak mau terkesan saya mengambil keputusan secara sepihak.
- memang sulit dipercaya tapi saya KURANG PERCAYA DIRI. Apalagi dikeramaian. Saya menikmati ke-inviseble-an saya.
- Gila pengalaman. oh ya jelas. saya lagi pengen jadi Yes Man, untuk memastikan segala kemungkinan yang Allah kasih kesaya gak hilang begitu aja!
- Sangat suka pria berkacamata.
- Apalagi kalau pria itu lebih tinggi badannya dari saya.
- Terus bisa main gitar pulaaaaa, wew!
- Lalu pintar pulaaaaaa, udahdeh melting.
- Gak perlu gondrong dan rock and roll banget, cukup aura pria itu kalo terlihat sangat rock and roll, maka udah pasti saya suka de!
- tapi itukan pria yang ada diimpian saya adalah pria yang saya sukaa, bukan pria yang saya cinta! hehehe
- saya cuman akan jatuh cinta sama pria yang keberadaannya selalu nyata bagi saya!
- Wooohoooo, sudahh malam, besok pagi mau ikut workshop sama om di STAN Bintaro. tidur dulu akhhh, hehehehehe
Minggu, 21 Maret 2010
it's sunday!
bdw, there is cute video from someone who named Oren Lavie :) and i love it!
Minggu, 14 Maret 2010
Me, Myself And I
AKU DAN BUDAYAKU
Komunikasi Antar Budaya mengantarkan kita kepada suatu perkenalan diri kita dengan budaya kita. Tidak hanya itu, budaya juga mengajak kita mengenal lebih dalam siapakah diri kita. Karena dengan mengetahuinya, kita akan memahami sifat-sifat alamiah dan sifat-sifat ang mungkin diturunkan dari budaya kita. Berikut adalah pemaparan budaya yang selama ini menempel pada diri saya.
Pertama-tama saya akan memperkenalkan diri saya. Nama Saya GitaAdinda. Anak Pertama dari 2 bersaudara. Saya mempunyai seorang adik laki-laki yang bernama Hanifan Awanda. Saya dan adik saya berbeda usia 6 tahun.
Saya lahir sebagai Muslim. Karena orang tua saya Muslim dan saya sudah dididik di instansi pendidikan Muslim dari TK hingga SMP (cukup lama untuk membuat saya mengenal dan yakin dengan agama yang saya anut). Pada waktu saya SMA, saya ingin bersekolah di sekolah Negeri, maka waktu SMA saya, saya habiskan di SMA Negeri 2 Tangerang. Entah karena otak saya hanya mampu sampai SMA saja di Negeri, atau memang secara alamiah saya memang tertakdir menjadi “bocah swasta”, saya tidak mampu menembus PTN yang pada saat itu sangat saya impikan (FISIP UI, Ilmu Komunikasi UI). Tapi, untungnya kegagalan saya masuk PTN membawa saya ke UMN ( merupakan satu-satunya Universitas Swasta yang saya ikuti tes pendaftarannya, karena sangking yakinnya masuk PTN).
Patut saya akui, semenjak masuk kedunia perkuliahan membaca buku adalah kegiatan favorite saya setelah browsing internet dan menonton televisi. Jangan, salah paham dulu, saya bukanlah heavy viewer seperti yang dipaparakan oleh George Gebner dalam Cutivation Theory yang memiliki waktu menonton lebih dari 4 jam sehari. Saya termasuk orang yang memilah-milah acara televisi yang saya tonton. Acara favorite saya tentu saja berita, berita current issue dan berita-berita politik apalagi. Dan juga acara televisi yang mengangkat sisi kemanusiaan dari sebuah kejadian seperti Oprah Show, Kick Andy, dan Mata Najwa juga menjadi acara favorite saya. Yah, tidak mau munafik saya juga penggemar acara televisi, Opera Van java, heheh.
Berbeda halnya dengan membaca buku, saya adalah pembaca segala jenis macam buku bacaan. Dari novel karangan Raditya Dika (yang ringan, lucu, dan nyeleneh) sampai Paulo Coelho (yang berat, romantic, dan realistis). Banyak novel yang saya baca, beberapa saya suka, dan selebihnya saya lupa (ini serius). Pelupa sudah menjadi penyakit saya dari dulu. Dan, tidak jarang ini mengundang orang-orang disekitar saya me-labelling saya dengan istilah lemot, bahkan yang lebih sadisnya lagi Kopong. Tapi, sebenarnya itu tidak menyinggung hati saya, malah saya lebih concern untuk memperbaiki kelemahan saya ini. Beberapa teman saya bahkan pernah ada yang mengkhawatirkan ke-pikunan saya sebagai tanda awal Alzheimer, tapi ada yang bilang juga kalau saya hanya kurang berkonsentrasi. Apapun itu, saya setiap harinya selalu berusaha untuk lebih baik lagi.
Oh ya, saya juga suka menggambar, tidak di buku gambar atau dikanvas, tapi di kulit tangan (mengapa harus tangan? karena agak susah untuk menulis di kulit kaki apalagi dikulit ketiak, heheheh).Dan anehnya, gambar saya itu hanya bagus kalau digambar di tangan, mendadak jadi tidak bagus kalau saya gambar di kertas. Apakah ini artinya saya berbakat menjadi tattoo artist? tapi tattoo itukan haram di agama saya! Ya Allah mengapa Engkau memberikan saya bakat yang diharamkan. Kalau saya merasa bosan sedikit saya langsung melukis tangan saya dengan gambar-gambaran saya. Maka dari itu, tingkat kebosanan sebuah kuliah bisa dilihat dari seberapa banyak gambar yang tergambar ditangan saya. Alhamdulilah selama dikuliah Bapak, tangan saya selalu bersih, tanpa noda gambar-gambar absurd.
Begitulah kira-kira isinya. ehhehe




